Rabu, 15 Juni 2011

Buku Antik Tiong Jong



Halaman terakhir buku ini memuat gambar P.J.M Nabi Agoeng Khong Hoe Tjoe.


Pada bagian belakang buku antik Tiong Jong ini ada gambar P.J.M nabi agoeng Khong Hoe Tjoe. Bagi orang tua sekarang, arti kata P.J.M. tidaklah asing karena dulu hampir setiap hari kita berjumpa dengan singkatan P.J.M. Presiden petama Republik Indonesia dulu bergelar : Paduka Jang Mulia Pemimpin Besar Revolusi Dr. Ir. Haji. - Panjang sekali. Paduka Jang Mulia adalah kepanjangan dari P.J.M. Gelar P.J.M ini mungkin sisa-sisa pengaruh budaya Belanda, karena orang belanda suka sekali memberi gelar pada orang jang terhormat.
Pada bagian bawah gambar Khong Hoe Tjoe, ada tulisan sebagai berikut : P jang moelia boeah fikirannja sehingga kini 2500 tahoen masi berdjalan teroes, pada masa ini roepanja tambah hari semingkin kelihatan aken timboel poela meradjalela. Boekhandel Tan Khoen Swie Kediri.
Pada halaman pertama buku ini terpampang foto seorang berambut gondrong berkumis tebal dan panjang, inilah rupanya Tan Khoen Swie dari Kediri, lengkap dengan tanda tangannya sebagai tanda bahwa buku ini asli.

Buku antik Tiong Jong ini terkarang oleh Tjia Tjiep Ling sia orang Tjilatjap.
diterbitkan oleh : Tan Khoen Swie, Kediri - Tahun 1932.
Tebal : 40 halaman
Ukuran : 16,5 x 11 cm
Harga Rp 30.000,-
SOLD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar